Ayam
Bangkok merupakan jenis ayam aduan yang sangat digemari bagi kalangan
pengadu ayam. Akan tetapi kebanyakan para pengadu ayam biasanya hanya
membeli dari tempat/kalangan tarung, karena di kalangan tarung sudah
jelas ayam yang siap diadu/tarung.
Hal ini beda bila para pecinta ayam aduan membeli langsung dari
peternak yang tentu saja masih membutuhkan perawatan lebih eksra,
walaupun ada juga peternak ayam bangkok ini yang menjual ayam yang sudah
siap tarung. Ternak ayam Bangkok sebenarnya merupakan salah satu usaha
sampingan yang cukup menggiurkan, karena dari waktu kewaktu, dunia adu
ayam tidak ada surutnya apalagi yang sudah terjun dikalangan besar. Bagi
para pemula yang yang ingin mencoba ternak ayam Bangkok, saya ada
beberapa tips untuk usaha sampingan ternak ayam Bangkok. Berikut
ulasannya :
1. Tempat
Untuk ternak ayam Bangkok tidak harus memiliki tempat yang luas. yang
penting ada kurungan/kandang tempat meletakkan indukkan ayam.
2. Indukan
Carilah indukan (jantan dan berina) yang bagus kalau bisa betina lebih dari
satu, untuk jantan memiliki kualitas tarung yang bagus dan belum pernah
kalah. Secara umum bisa dilihat dari postur tubuh dan jangan lupa indukan
harus memiliki mental yang bagus pula. Karena sangat berpengaruh
terhadap hasil anakannya.
3. perawatan Indukan
Usahakan perawatan untuk indukan jangan terlalu sering menggunakan
obat/doping, perlakukan seperti pemeliharaan ayam kampung
biasa/alami. Apabila diliarkan disekitar rumah, jangan sampai terganggu
ayam jantan lain (harus dominan dilingkungan sekitar)
4. Petarangan ( Tempat Bertelur )
Tempat bertelur cukup sediakan saja kotak petarangan agar ayam memilih
sendiri tempat yang nyaman untuk bertelur.
5. Pengeraman
Selama pengeram, ayam betina tetap diberi makan, jadi ayam keluar hanya
untuk minum, hal ini mempengaruhi waktu penetasan. Bila pengeraman
stabil menetas dalam waktu 18-19 hari, kalau sering keluar waktunya
21-22 hari, kadang malah banyak yang tidak menetas/kopyor/mlekeren.
Saat panas musim kemarau, beri kain basah di bawah perarangan untuk
menyatabilkan kelembaban udara. Bila pengeraman ayam jelek
(sering keluar/petarangan dirusak/hasil tetasnya sedikit) lebih baik ayam
tersebut dijual/digoreng saja diganti dengan induk baru, karena
seterusnyapun akan seperti itu.
6. Perawatan Anakan ( Kuthuk an )
Setelah telur menetas tiap anak ayam beri setetes air gula merah sebagai
antibody (resep warisan). Anakan harus dipisahkan dari induknya agar
indukan segera bertelur lagi. Anakan bisa diberi pakan yang bervitamin,
lebih baik kalau dilistrik agar pertumbuhannya lebih cepat.
Bagi sobat yang berminat, jangan pernah ragu untuk mencoba!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar